GPRS / Data Services

Dasar GPRS / Layanan Data

Saat ini, GPRS atau layanan data adalah basic function yang banyak digunakan oleh pengguna telepon selular. Dalam dunia telekomunikasi, terbagi menjadi dua domain besar, yaitu

  • Packet Switch (PS) domain. Misalnya untuk GPRS/layanan data
  • Circuit Switch (CS) domain. Misalnya untuk layanan voice, video call, sms dan ussd.

Berdasarkan teknologi yang dikembangkan oleh standar telekomunikasi (3GPP atau ITU-T), layanan data dibagi menjadi 3, yaitu :

  • Layanan GPRS atau 2G. Dimana dalam layanan ini juga terdapat enhanced GPRS atau biasa disebut EDGE (2.5G)
  • Layanan 3G. Dalam layanan 3G, juga terdapat pengembangan, yaitu HSPA (High Speed Packet Access) atau disebut 3.5 G
  • LTE atau disebut 4G

Adapun tulisan di topik kali ini hanya membahas 2G & 3G.

Berikut adalah arsitektur layanan GPRS/3G dan interface-nya

Berdasarkan gambar tersebut, secara umum dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu

  • Radio Layer : BTS & BSC untuk 2G, dan Node-B & RNC untuk 3G
  • Core Layer : SGSN, GGSN & HLR
  • Application Layer : Radius, DNS, Proxy, OCS

Adapun penjelasan simple dari masing-masing Network Element diatas adalah sbb

  • BTS atau Node-B berfungsi sebagai antena, mengirim (TX) atau menerima (RX) sinyal dari handset (MS) dari dan ke jaringan operator
  • BSC atau RNC berfungsi mengontrol BTS atau Node-B
  • SGSN berfungsi melakukan packet switching, memiliki kemampuan mengolah data SS7/SigTran, menyimpan informasi QoS berdasarkan radio bearer dan IMSI
  • GGSN berfungsi melakukan packet routing, menyimpan informasi APN & QoS
  • HLR berfungsi untuk menyimpan data pelanggan dan service apa saja yang digunakan dan juga menyimpan informasi APN & QoS-nya. Adapun penjelasan mengenai HLR dalam GPRS bisa dilihat di sini “HLR dalam GPRS/UMTS”
  • DSN berfungsi untuk mentranslasikan alamat URL ke IP Address. Dalam interface GN, DNS berfungsi mentranslasikan APN ke GGSN IP
  • Radius berfungsi melakukan 3A (authentication, authorization & accounting)
  • Proxy berfungsi untuk melakukan caching site yg dituju. Dengan tujuan untuk mempercepat akses ke suatu site. Proxy juga digunakan untuk melakukan forwarding beberapa parameter HTTP
  • OCS (Online Charging System) berfungsi untuk melakukan charge secara real time

Ternyata banyak juga NE element yang terlibat ya ? 🙂

Pada implementasi di system operator, lebih banyak lagi NE yang akan terlibat. Sebut saja data charging, packet optimizer, deep packet inspection, BW limiter dan firewall

Untuk dapat mengakses suatu website, maka diperlukan beberapa prosedur akses yang dibahas di “Prosedur Akses GPRS”

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Twitter Updates

Error: Please make sure the Twitter account is public.

%d bloggers like this: